Buku Teori Sastra
Judul : Teori Sastra, dari Marxis sampai Rasis
Penulis : Sainul Hermawan
Tebal : 220 hal
Tahun: 2005
Penerbit: PBS FKIP Unlam Banjarmasin
Teori sastra merupakan salah satu bagian dari tiga bidang studi sastra. Dua bidang yang lainnya adalah sejarah sastra dan kritik sastra. Sejak lama ketiganya dipandang saling berkaitan erat dalam pengertian ketiganya tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan bidang yang lain dalam memahami fenomena kesastraan.
Dengan demikian, pemahaman yang baik tentang sastra melalui matakuliah teori sastra akan sangat menunjang penguasaan matakuliah lain yang terkait dengan sastra, yaitu sejarah sastra dan kritik sastra. Oleh karena itu, di Program Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia dan Daerah, FKIP Unlam, matakuliah teori sastra diberikan kepada mahasiswa semester pertama mengingat pentingnya matakuliah ini dalam memberikan dasar-dasar teoretis bagi pembelajaran sastra pada jenjang semester selanjutnya.
Peran buku ajar teori sastra untuk perkuliahan teori sastra tentu sangat fundamental. Akan tetapi, sangat disayangkan, buku-buku yang telah ada dan pernah diujicobakan di kelas teori sastra dan kritik sastra masih sulit dipahami oleh mahasiswa baru yang belum punya pemahaman dasar sebelumnya yang kuat mengenai sastra. Bahkan mahasiswa lama yang telah dibekali pengetahuan teoretik tentang sastra masih banyak yang mengaku mengalami kesulitan memahami bahasa konseptual dalam buku-buku teori sastra yang kurang diberi ilustrasi yang memadai, yang dapat mengantarkan mereka ke pemahaman yang benar tentang konsep-konsep sastra.
Kesulitan memahami buku-buku teori sastra yang ada antara lain disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, masih banyak buku-buku teori sastra terbaru yang belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, terutama buku-buku bahasa asing yang mulai ditulis untuk kepentingan yang lebih praktis dalam upaya pembelajaran teori sastra yang “menyenangkan’. Buku Raman Selden, Practicing Theory and Reading Literature: An Introduction (1989), misalnya, yang memberikan panduan praktis untuk mengkaji karya sastra dengan teori-teori sastra mutakhir, tidak mampu memberikan panduan banyak pada mahasiswa yang mempelajari sastra karena buku ini belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Meskipun kelak buku ini diterjemahkan, contoh-contoh kasus yang dipakainya adalah bukan dari kasus kesastraan Indonesia, sehingga buku tersebut juga bukan jalan termudah untuk memahami konsep teori sastra dalam kaitannya dengan kasus sastra Indonesia dan daerah. Kedua, buku-buku yang mencoba membuat intisari teori-teori sastra cenderung melakukan generalisasi yang serampangan dan miskin ilustasi dari kasus-kasus kesusastraan Indonesia.
Meskipun buku semacam ini telah berupaya merangkum, tetap saja menyulitkan pemahaman karena tampaknya buku semacam ini tidak ditulis untuk kepentingan yang spesifik seperti kepentingan yang akan dilakukan oleh buku ini. Buku ini secara teoretik bermanfaat sebagai buku pendamping untuk memahami buku-buku teori sastra yang lain. Karena buku ini ditulis agar dapat dijangkau oleh pemahaman para pemula, tentu bahasanya yang sederhana dapat mengantarkan ke pemahaman yang lebih kompleks dari teori sastra yang ada tetapi ditulis untuk tingkat pemahaman teori yang lebih tinggi.
Secara praktis, buku ini merangkum kebutuhan para pemula dalam memahami teori sastra. Nilai ekonomisnya, mereka cukup menggunakan buku ini untuk keperluan pembelajaran sastra dalam satu semester pembelajaran karena buku ini menyaripatikan pokok-pokok teori dan contoh-contoh aktualnya dalam sastra Indonesia dari beragam sumber.
Selain dapat digunakan secara khusus untuk mengajar teori sastra, buku ajar teori sastra ini juga dapat digunakan oleh matakuliah lain yang terkait, seperti matakuliah pengkajian puisi, prosa, dan drama; matakuliah apresiasi puisi, prosa, dan drama; matakuliah sejarah sastra; matakuliah penelitian sastra; dan matakuliah kritik sastra.

Sebuah buku yang benar-benar dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat pembaca, salut.
sepertinya sebelum mengambil mata kuliah kritik sastra, saya harus baca habis buku ini dulu!
Mudah-mudahan Tuhan YMK senantiasa menganugerahi Anda kesehatan, kekuatan, serta pengetahuan dan waktu yang tenang sehingga dapat terus menulis untuk semua (reading for all). Amin.